Selasa, 22 Februari 2011

Makin Mengkhawatirkannya 'Cyber Crime' di Indonesia

Modus operandi kejahatan 'dunia maya' (transaksi elektronik) di Indonesia telah pada tahap mengkhawatirkan dan merugikan banyak pihak, karena itu pemerintah dan DPR bertekad segera mensahkan RUU Informasi dan Traksaksi Elektronik (ITE).

"Jika RUU itu disahkan maka akan menjamin kepastian hukum bagi masyarakat melakukan transaksi secara elektronik," kata Dirjen Aplikasi Telematika, Departemen Komunikasi dan Informasi (Depkominfo) RI, Ir Cahyana Ahmadjayadi di Padang, Selasa (29/05).

Hal itu disampaikannya terkait pembahasan RUU ITE yang tengah dilakukan DPR-RI dan kini dalam tahap sosialisasi kepada publik dengan melibatkan pemerintah (Departemen Komunikasi dan Informasi RI).

Terkait pentingnya pengesahan RUU itu, menurut dia, Depkominfo bersama Pansus RUU ITE patut terus mensosialisasikannya kepada masyarakat, mengingat cakupan materi yang diatur dalam RUU merupakan sesuatu yang relatif baru bagi publik.

Ia menjelaskan, pelanggaran hukum dalam transaksi elektronik di Indonesia merupakan fenomena yang sangat mengkhawatirkan saat ini. Pelanggaran itu meliputi kejahatan dalam bentuk tindakan, carding, hacking, cracking, phising, viruses, cybersquaring, pronografi, perjudian online dan transnasional crime.

Tindakan kejahatan itu dilakukan dengan memanfaatkan teknologi informasi (TI) sebagai tools dan penyebaran informasi destruktif seperti cara pembuatan dan penggunaan bom telah menjadi bagian dari aktivitas pelaku kejahatan melalui internet ini.

Terhadap berbagai kejahatan Cyber Crime, pemerintah memandang RUU ITE sebagai instrumen yang mutlak diberlakukan bagi negara Indonesia, katanya. Hal itu, katanya, karena saat ini Indonesia kini menjadi satu negera yang telah menggunakan dan memanfaatkan teknologi informasi secara luas dan efisien, namun belum memiliki UU Cyber.

Ia menyebutkan, dalam sosialisasi kepada publik pada 17 daerah oleh Depkominfo dan Pansus DPR-RI tentang RUU ITE, mencuat banyak permintaan dari masyarakat agar RUU itu segera disahkan.

Menurut dia, selain untuk menjamin kepastian hukum bagi masyarakat yang melakukan transaksi secara elektronik, desakan segera disahkannya RUU ini juga terkait manfaatnya mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Alasan lain, RUU ini sebagai satu upaya mencegah terjadinya kejahatan berbasis teknologi informasi dan melindungi masyarakat pengguna jasa dengan memanfaatkan TI. Ia menyebutkan, terobosan baru dan penting dalam RUU ini meliputi, aturan tandatangan elektronik diakui memiliki kekuatan hukum yang sama dengan tandatangan konvensional (memakai tinta basah atau materei).

Kemudian, alat bukti elektronik diakui seperti alat bukti lainnya yang diatur dalam KUHAP. UU ITE juga berlaku untuk tiap orang melakukan perbuatan hukum baik berada di wilayah Indonesia maupun luar negari namun memiliki akibat hukum di Indonesia.

Tanggapan :

Pentingnya RUU ini segara disahkan, karena fakta menunjukkan masyarakat umumnya dan pihak perbankan khususnya telah melakukan transaksi seluruhnya menggunakan teknologi informasi sebagai alat.

Berdasarkan data transaksi elektronik perbankan di Indonesia yang dikeluarkan BI tahun 2006 diketahui, jumlah transaksi melalui TI 1,027 miliar kali oleh 39,9 juta warga pemegang kartu elektronik dengan nilai mencapai Rp1.183,7 triliun.

Mengingat transaksi elektronik ini cenderung terus meningkat, maka sangat diperlukan payung hukum mengaturnya. Karena itu pengesahan RUU ITE menjadi penting dan mendesak.

Rabu, 17 November 2010

WBS PENJUALAN PENULISAN ILMIAH

WBS PENJUALAN PENULISAN ILMIAH

WBS adalah proses heirarkis yang membagi pekerjaan proyek menjadi elemen - elemen pekerjaan yang lebih kecil penggunaan WBS membantu meyakinkan manajer proek bahwa semua produk dan elemen pekerjaan yang telah diidentifikasikan dan WBS digunakan sebagai basis pengendalian

Penjualan
•    Penjualan Buku
Semua transaksi penjualan baik dari aset Konsinyasi atau dari aset pribadi dilakukan difitur ini, dengan mengeluarkan nomor nota secara automatis dengan sistem hit counter, maka penjualan dapat dilakukan dengan sistematis. Data yang direkam antara lain adalah nomor-nomor nota, tanggal jual buku, Nama buku, Harga Buku serta diskon, jumlah total penjualan.

Sistem ini juga menyediakan fasilitas cetak struk/kwitansi yang kemudian dijadikan arsip penjualan atau diberikan kepada pembeli dari bukti transaksi penjualan buku.

•    Daftar Penjualan Buku
Fungsi utama fitur ini adalah Untuk melihat data buku yang sudah terjual.
Dengan memasukan periode penjualan tertentu berdasarkan tanggal kita dapat melihat penjualan
berdasarkan kategori Konsinyasi atau Aset Pribadi


Perbedaan planning, estimating, dan scheduling :

* Planning : identifikasi kegiatan (tanpa menetapkan waktu awal dan waktu selesai)
* Estimating : menentukan ukuran dan durasi kegiatan
* Scheduling : menambahkan waktu awal dan waktu akhir kegiatan serta menentukan resource

Langkah-langkah project planning :

* Menentukan tujuan dan ruang lingkup proyek
* Memilih daur hidup perangkat lunak
* Menentukan organization dan team form -> kriteria yang diperlukan
* Memulai seleksi tim : berdasarkan knowledge dan expertise (pengalaman)
* Menentukan risiko : risiko kegagalan proyek, waktu, biaya, SDM
* Membuat Work Breakdown Structure (WBS) : task-task pada point 2 diperinci, kalau terlalu lama bisa dipecah antara 8-80 jam
* Identifikasi task
* Estimasi ukuran : lamanya proyek, banyaknya tim, banyaknya fungsional
* Estimasi effort : lamanya mengerjakan, biaya
* Identifikasi task dependecy : membuat Gantt Chart
* Assign resource : identifikasi staf-staf yang bertanggung jawab terhadap task
* Schedule work

Alasan pembuatan dan estimasi WBS : waktu (jadwal), pengelolaan, alat komunikasi.

Perbedaan activity dan task :

* Activity : kumpulan task
* Task : kerja terkecil yang tidak dapat dibagi lagi

Elemen-elemen proyek : fungsi, activity, task.

Macam-macam WBS :

* Contract WBS (CWBS) : high level tracking, 2 atau 3 level pertama untuk progress report (RFP / RFQ)
* Project WBS (PWBS) : lowest level tracking, dibuat untuk manajer

Tipe-tipe WBS :

* Process WBS : activity-oriented. Contoh : requirement, analysis, design, coding, testing, maintenance
* Product WBS : entity-oriented. Contoh : financial engine, interface, database
* Hybrid WBS : gabungan antara process WBS dan product WBS

Work package adalah istilah umum untuk task-task diskrit dengan hasil akhir yang sudah ditentukan.

Jika terjadi kemunduran waktu, jadwal proyek boleh direvisi.

 

Kamis, 04 November 2010

Tekhnologi yang terkait antar muka telematika

Definisi antarmuka

Antarmuka pemakai (User Interface) merupakan mekanisme komunikasi antara pengguna (user) dengan sistem. Antarmuka pemakai (User Interface) dapat menerima informasi dari pengguna (user) dan memberikan informasi kepada pengguna (user) untuk membantu mengarahkan alur penelusuran masalah sampai ditemukan suatu solusi.
user interface, berfungsi untuk menginputkan pengetahuan baru ke dalam basis pengetahuan sistem pakar (ES), menampilkan penjelasan sistem dan memberikan panduan pemakaian sistem secara menyeluruh step by step sehingga user mengerti apa yang akan dilakukan terhadap suatu sistem. Yang terpenting dalam membangun user interface adalah kemudahan dalam memakai/ menjalankan sistem, interaktif, komunikatif, sedangkan kesulitan dalam mengembangkan/ membangun suatu program jangan terlalu diperlihatkan.
Antarmuka
Pengertian antarmuka ( interface) adalah salah satu layanan yang disediakan sistem operasi sebagai sarana interaksi antara pengguna dengan sistem operasi. Antarmuka adalah komponen sistem operasi yang bersentuhan langsung dengan pengguna. Terdapat dua jenis antarmuka, yaitu Command Line Interface(CLI) danGraphical User Interface(GUI).

Command Line Interface(CLI)

CLI adalah tipe antarmuka dimana pengguna berinteraksi dengan sistem operasi melalui text-terminal. Pengguna menjalankan perintah dan program di sistem operasi tersebut dengan cara mengetikkan baris-baris tertentu.
Meskipun konsepnya sama, tiap-tiap sistem operasi memiliki nama atau istilah yang berbeda untuk CLI-nya. UNIX memberi nama CLI-nya sebagai bash, ash, ksh, dan lain sebagainya. Microsoft Disk Operating System (MS-DOS) memberi nama command.com atau Command Prompt. Sedangkan pada Windows Vista, Microsoft menamakannya PowerShell. Pengguna Linux mengenal CLI pada Linux sebagai terminal, sedangkan pada Apple namanya adalah commandshell.

Graphical User Interface(GUI)

GUI adalah tipe antarmuka yang digunakan oleh pengguna untuk berinteraksi dengan sistem operasi melalui gambar-gambar grafik, ikon, menu, dan menggunakan perangkat penunjuk ( pointing device) seperti mouse atau track ball. Elemen-elemen utama dari GUI bisa diringkas dalam konsep WIMP ( window, icon, menu, pointing device).

Terdapat 6 macam fitur yang terdapat pada antarmuka pengguna telematika. Fitur-fitur itu antara lain:

1.Head Up Display System

Head Up Display (HUD) merupakan sebuah tampilan transparan yang menampilkan data tanpa mengharuskan penggunanya untuk melihat ke arah yang lain dari sudut pandang biasanya. Asal nama dari alat ini yaitu pengguna dapat melihat informasi dengan kepala yang terangkat (head up) dan melihat ke arah depan daripada melihat ke arah bawah bagian instrumen. Walaupun HUD dibuat untuk kepentingan penerbangan militer, sekarang HUD telah digunakan pada penerbangan sipil, kendaraang bermotor dan aplikasi lainnya.

2.Tangible User Interface

Tangible User Interface, yang disingkat TUI, adalah antarmuka dimana seseorang dapat berinteraksi dengan informasi digital lewat lingkungan fisik. Nama inisial Graspable User Interface, sudah tidak lagi digunakan. Salah satu perintis TUI ialah Hiroshi Ishii, seorang profesor di Laboratorium Media MIT yang memimpin Tangible Media Group. Pandangan istimewanya untuk tangible UI disebut tangible bits, yaitu memberikan bentuk fisik kepada informasi digital sehingga membuat bit dapat dimanipulasi dan diamati secara langsung.

3.Computer Vision

Computer Vision (komputer visi) merupakan ilmu pengetahuan dan teknologi dari mesin yang melihat. Dalam aturan pengetahuan, komputer visi berhubungan dengan teori yang digunakan untuk membangun sistem kecerdasan buatan yang membutuhkan informasi dari citra (gambar). Data citranya dapat dalam berbagai bentuk, misalnya urutan video, pandangan deri beberapa kamera, data multi dimensi yang di dapat dari hasil pemindaian medis.

4.Browsing Audio Data

Browsing Audio Data merupakan metode browsing jaringan yang digunakan untuk browsing video atau audio data yang ditangkap oleh sebuah IP kamera. Jaringan video atau audio metode browsing mencakupi langkah-langkah sebagai berikut :
• Menjalankan sebuah program aplikasi komputer lokal untuk mendapatkan kode identifikasi yang disimpan dalam kamera IP
• Transmisi untuk mendaftarkan kode identifikasi ke DDNS ( Dynamic Domain Name Server) oleh program aplikasi
• Mendapatkan kamera IP pribadi alamat dan alamat server pribadi sehingga pasangan IP kamera dan kontrol kamera IP melalui kamera IP pribadi alamat dan alamat server pribadi
• compile ke layanan server melalui alamat server pribadi sehingga untuk mendapatkan video atau audio data yang ditangkap oleh kamera IP, dimana server layanan menangkap video atau audio data melalui Internet.
 Speech Recognition
Dikenal dengan pengenal suara otomatis (automatic speech recognition) atau pengenal suara komputer (computer speech recognition) merupakan suatu sistem yang dapat mengidentifikasi seseorang dari suara dimana merubah suara menjadi tulisan. Istilah ‘voice recognition’ digunakan untuk mengenali atau mengidentifikasi siapa yang berbicara, sedangkan istilah ‘Speech Recognition’ digunakan untuk mengidentifikasi apa yang diucapkannya.
 Speech Synthesis
Speech synthesis merupakan hasil kecerdasan buatan dari pembicaraan manusia. Komputer yang digunakan untuk tujuan ini disebut speech syhthesizer dan dapat diterapkan pada perangkat lunak dan perangkat keras. Sebuah sistem text to speech (TTS) merubah bahasa normal menjadi pembicaraan.

5.Speech Recognition

Dikenal juga dengan pengenal suara otomatis (automatic speech recognition) atau pengenal suara komputer (computer speech recognition). Merupakan salah satu fitur antarmuka telematika yang merubah suara menjadi tulisan. Istilah ‘voice recognition’ terkadang digunakan untuk menunjuk ke speech recognition dimana sistem pengenal dilatih untuk menjadi pembicara istimewa, seperti pada kasus perangkat lunak untuk komputer pribadi, oleh karena itu disana terdapat aspek dari pengenal pembicara, dimana digunakan untuk mengenali siapa orang yang berbicara, untuk mengenali lebih baik apa yang orang itu bicarakan. Speech recognition merupakan istilah masukan yang berarti dapat mengartikan pembicaraan siapa saja.

6.Speech Synthesis

Speech synthesis merupakan hasil kecerdasan buatan dari pembicaraan manusia. Komputer yang digunakan untuk tujuan ini disebut speech syhthesizer dan dapat diterapkan pada perangkat lunak dan perangkat keras. Sebuah sistem text to speech (TTS) merubah bahasa normal menjadi pembicaraan.

Selasa, 28 September 2010

Global Positioning System dalam Telematika

Telematika
Telematika adalah singkatan dari Telekomunikasi dan Informatika. Istilah telematika sering dipakai untuk beberapa macam bidang, sebagai contoh adalah:
Sistem Navigasi/Penempatan Global atau GPS (Global Positioning System) sebagai bagian integral dari komputer dan teknologi komunikasi berpindah (mobile communication technology).

Global Positioning System (GPS) adalah satu-satunya sistem navigasi satelit yang berfungsi dengan baik. Sistem ini menggunakan 24 satelit yang mengirimkan sinyal gelombang mikro ke Bumi. Sinyal ini diterima oleh alat penerima di permukaan, dan digunakan untuk menentukan posisi, kecepatan, arah, dan waktu. Sistem yang serupa dengan GPS anatara lain GLONASS Rusia, Galileo Uni Eropa, IRNSS India.
Sistem ini dikembangkan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat, dengan nama lengkapnya adalah NAVSTAR GPS (kesalahan umum adalah bahwa NAVSTAR adalah sebuah singkatan, ini adalah salah, NAVSTAR adalah nama yang diberikan oleh John Walsh, seorang penentu kebijakan penting dalam program GPS). Kumpulan satelit ini diurus oleh 50th Space Wing Angkatan Udara Amerika Serikat. Biaya perawatan sistem ini sekitar US$750 juta per tahun, termasuk penggantian satelit lama, serta riset dan pengembangan.
GPS Tracker atau sering disebut dengan GPS Tracking adalah teknologi AVL (Automated Vehicle Locater) yang memungkinkan pengguna untuk melacak posisi kendaraan, armada ataupun mobil dalam keadaan Real-Time. GPS Tracking memanfaatkan kombinasi teknologi GSM dan GPS untuk menentukan koordinat sebuah obyek, lalu menerjemahkannya dalam bentuk peta digital.

Sistim ini menggunakan sejumlah satelit yang berada di orbit bumi, yang memancarkan sinyalnya ke bumi dan ditangkap oleh sebuah alat penerima. Ada tiga bagian penting dari sistim ini, yaitu bagian kontrol, bagian angkasa, dan bagian pengguna.

Akurasi atau ketepatan perlu mendapat perhatian bagi penentuan koordinat sebuah titik/lokasi. Koordinat posisi ini akan selalu mempunyai ‘faktor kesalahan’, yang lebih dikenal dengan ‘tingkat akurasi’. Misalnya, alat tersebut menunjukkan sebuah titik koordinat dengan akurasi 3 meter, artinya posisi sebenarnya bisa berada dimana saja dalam radius 3 meter dari titik koordinat (lokasi) tersebut. Makin kecil angka akurasi (artinya akurasi makin tinggi), maka posisi alat akan menjadi semakin tepat. Harga alat juga akan meningkat seiring dengan kenaikan tingkat akurasi yang bisa dicapainya.
Pada pemakaian sehari-hari, tingkat akurasi ini lebih sering dipengaruhi oleh faktor sekeliling yang mengurangi kekuatan sinyal satelit. Karena sinyal satelit tidak dapat menembus benda padat dengan baik, maka ketika menggunakan alat, penting sekali untuk memperhatikan luas langit yang dapat dilihat.
Berkas:Akurasi 1.png
Penjelasan sinyal satelit terhadap kondisi geografi
Ketika alat berada disebuah lembah yang dalam (misal, akurasi 15 meter), maka tingkat akurasinya akan jauh lebih rendah daripada di padang rumput (misal, akurasi 3 meter). Di padang rumput atau puncak gunung, jumlah satelit yang dapat dijangkau oleh alat akan jauh lebih banyak daripada dari sebuah lembah gunung. Jadi, jangan berharap dapat menggunakan alat navigasi ini didalam sebuah gua.
Karena alat navigasi ini bergantung penuh pada satelit, maka sinyal satelit menjadi sangat penting. Alat navigasi berbasis satelit ini tidak dapat bekerja maksimal ketika ada gangguan pada sinyal satelit.

Ada banyak hal yang dapat mengurangi kekuatan sinyal satelit:
Kondisi geografis, Selama kita masih dapat melihat langit yang cukup luas, alat ini masih dapat berfungsi.
Hutan. Makin lebat hutannya, maka makin berkurang sinyal yang dapat diterima.
Air. Jangan berharap dapat menggunakan alat ini ketika menyelam.
Kaca film mobil, terutama yang mengandung metal.
Alat-alat elektronik yang dapat mengeluarkan gelombang elektromagnetik.
Gedung-gedung. Tidak hanya ketika didalam gedung, berada diantara 2 buah gedung tinggi juga akan menyebabkan efek seperti berada di dalam lembah.
Sinyal yang memantul, misal bila berada diantara gedung-gedung tinggi, dapat mengacaukan perhitungan alat navigasi sehingga alat navigasi dapat menunjukkan posisi yang salah atau tidak akurat.

Jumat, 11 Juni 2010

HACKER

komunitas TI Indonesia diguncang berita tertangkapnya pembobol situs KPU oleh pihak kepolisian yang dimotori oleh tim ahli Teknologi Informasi KPU. Berita ini sebetulnya tidakterlalu hebat jika tidak bernuansa politis, karena pembobolan situs memang sudah dilakukan berkali-kali oleh anak-anak muda genius yang dengan bangganya dapat menayangkan inspirasi mereka untuk diketahui semua orang.
Pembobolan situs atau web server sebetulnya tergolong teknik tradisional, karena belakangan ini muncul teknik-teknik yang mampu mengobrak-abrik jaringan komputer atau Internetdengan cara yang lebih canggih dan tidak terpikirkan sebelumnya. Terjadinya pembobolan situs atau perusakan sistem memang akan terus terjadi, karena seperti halnya kehidupan di dunia ini, selalu berlomba antara polisi dan pencuri.
Kalau kita lihat ke proses pembobolan situs KPU, yang salah adalah tim ahli TI KPU yang tidak sigap menutup semua lubang yang memungkinkan masuknya pembobol, karena pada kenyataannya keamanan suatu sistem itu tergantung pada manusia yang menjaga dan mengoperasikan sistem tersebut, bukan melulu kesalahan di perangkat atau si pembobolnya. Dari data Computer Security Institute yaitu lembaga binaan FBI di Amerika, 71% serangan ke dalam sistem jaringan komputer terjadi dari dalam. Artinya, yang menyebabkan orang luar dapat masuk ke sistem adalah kelalaian dari dalam sendiri, baik karena tidak melakukan pembaharuan sistem (patching) atau mengganti password secara berkala.

Hacking: Hackers and Victims (hacking: pelaku dan korban)

Hacker dikategorikan kedalam beberapa kategori yang berbeda tergantung pada jenis kegiatan
mereka. Kebanyakan hacker adalah para "script-kiddies" yang biasa menggunakan exploit atau
program yang tersedia di internet untuk melancarkan aksi mereka [19]. Jika tujuan mereka adalah untuk kepentingan komersial atau kepentingan militer maka taruhannya menjadi lebih tinggi dan biasanya mereka akan memilih korban mereka dengan hati-hati. Alasan dibalik hacking sendiri bermacam-macam. Script kiddies biasanya akan melakukan "scanning" beberapa blok IP untuk mencari kemungkinan host yang "vulnerable" (bisa diserang) dan "White-hat" berarti jika seorang "hacker" berhasil dalam usahanya dan sebagai contoh berhasil masuk kedalam sebuah system yang bukan tanggung jawab dia, maka dia akan memberitahukan kepada system administrator mengenai celah keamanan yang terdapat di dalam system tersebut dan bagaimana cara menutup celah keamanan itu serta cara memperkuat host tersebut (host hardening). Tujuan dasarnya adalah untuk penelitian. "White-hat" biasanya adalah para "security professional" dan disewa untuk melakukan "system penetration" atau memberikan konsultasi keamanan jaringan. "Black-hat" adalah orang yang dipanggil "white-hat" sebagai "cracker" (pembongkar). Tujuan para "cracker" tidak selalu baik, mereka biasanya masuk kedalam suatu system untuk mencuri informasi atau mempersiapkan system itu untuk melakukan serangan terhadap system yang lain, "DDoS" sebagai contoh. "Black-hat" biasanya meninggalkan backdoor di system yang berhasil disusupi. Terdapat juga jenis "grey-hat" atau orang yang tidak merusak tapi sering menyusup kedalam system lain tanpa memberitahu kepada System administrator system tersebut apabila terdapat celah keamanan, mereka tidak terlalu merusak tapi juga tipe yang tidak terlalu diinginkan.

Application Layer

Application Layer

Layer ini adalah yang paling “cerdas”, gateway berada pada layer ini. Gateway melakukan pekerjaan yang sama seperti sebuah router, tetapi ada perbedaan diantara mereka. Layer Application adalah penghubung utama antara aplikasi yang berjalan pada satu komputer dan resources network yang membutuhkan akses padanya. Layer Application adalah layer dimana user akan beroperasi padanya, protocol seperti FTP, telnet, SMTP, HTTP, POP3 berada pada layer Application.
Fungsi application layer antara lain:
Sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah HTTP, FTP, SMTP, dan NFS.
Pada sisi paling atas dari arsitektur protokol TCP/IP adalah Application Layer. Layer ini termasuk seluruh proses yang menggunakan transport layer untuk mengirimkan data. Banyak sekali application protocol yang digunakan saat ini.

KEGUNAAN APPLICATION LAYER :

-TELNET, yaitu Network Terminal Protocol, yang menyediakan remote login dalam jaringan.
-FTP, File Transfer Protocol, digunakan untuk file transfer.
-SMTP, Simple Mail Transfer Protocol, dugunakan untuk mengirimkan electronic mail.
-DNS, Domain Name Service, untuk memetakan IP Address ke dalam nama tertentu.
-RIP, Routing Information Protocol, protokol routing.
-OSPF, Open Shortest Path First, protokol routing.
-NFS, Network File System, untuk sharing file terhadap berbagai host dalam jaringan.
-HTTP, Hyper Text Transfer Protokol, protokol untuk web browsing.

Aplikasi: proses tesrditribusi yang saling berkomunikasi
*Berjalan di host user
*Salin mempertukarkan message untuk menerapkan aplikasi
*Mis. :email, file transfer, the Web
Protokol application-layer
*Salah satu bagian dari suatu aplikasi
*Mendefinisikan messages yang dipertukarkan aplikasi dan tindakan yang diambil
*Menggunakan layanan yang disediakan oleh protokol layer bawah
Kegunaan-kegunaan lainnya :
1.) Sebagai Mail accses protocol.
SMTP: pengiriman/penyimpanan ke server penerima
Mail access protocol: pengambilan dari server
POP: Post Office Protocol [RFC 1939]
• authorization (agent <-->server) dan download
IMAP: Internet Mail Access Protocol [RFC 1730]
• Lebih banyak fitur (lebih complex)
• Manipulasi message tersimpan di server
HTTP: Hotmail , Yahoo! Mail, etc.
2). Sebagai MIME types
Text,Contoh subtypes: plain, html
Image , Contoh subtypes: jpeg, gif
Audio ,Contoh subtypes: basic (8-bit mu-law encoded), 32kadpcm (32 kbps coding)
Video ,Contoh subtypes: mpeg, quicktime
Application,Contoh subtypes: msword, octet-stream

Selasa, 08 Juni 2010

Cara saya mengkritik orang lain

Berbicara mengenai kritik, tentunya hampir semua kita pernah mengalami yang namanya di kritik. Dimana-mana yang namanya di kritik itu ga enak. Ada satu bagian dari diri kita yang rasanya tepojok dan tercabik, itulah ego. Karena ego, biasanya selalu melihat diri kita benar dan benar, sebaliknya orang lain yang salah. Begitu juga cara kita mengkritik orang lain, ada baiknya memperhatikan langkah-langkah berikut ini:

1. Pertama-tama. kita harus pahami dan kuasai terlebih dahulu permasalahan yang akan kita kritisi tersebut. Sering saya melihat orang mengeluarkan pendapat atau opini atau kritik tanpa mengerti permaslahan sebenarnya, sehingga yang muncul adalah kesalah pahaman. Saya menyarankan, jika anda tidak mengerti atau tidak menguasai sebuah permasalahan lebih baik anda diam (tidak berpendapat/ mengkritik) dan mencari informasi tambahan.

2. Cara Anda Mengkritik. Cara mengkritik merupakan sebuah media/ saluran bagi anda untuk menyampaikan kritik, opini atau uneg-uneg. Gunakanlah cara yang santun dan baik, selain itu jangan sampai anda menyampaikan kritik secara emosional serta gunakanlah bahasa yang baik dan tidak ambigu agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

3. Menyesuaikan dengan Sikon. Jika akan mengkritik seseorang saya sarankan anda untuk melihat situasi dan kondisi orang tersebut, perhatikan mood/ suasana hati orang tersebut. Dan jangan sekali-kali anda menyampaikan kritik yang pedas di hadapan orang lain apalagi orang banyak. Selain membuat orang tersebut malu juga kurang etis, sampaikan kritik anda ketika orang tersebut sendiri dengan suasana hati yang baik.

4. Jika orang yang anda kritisi/ kritik mau merubah diri atau melakukan apa yang kita sarankan, jangan sekali-sekali anda merasa berjasa atau memiliki andil atas perubahan tersebut. Selain menimbulkan rasa ujub/ takabur, hal tersebut juga menunjukan secara tidak langsung bahwa diri andalah yang sesungguhnya harus dikritik.

5. Jangan lupakan yang namanya ‘niat’, ketika anda mengkritisi atau memberi saran kepada orang lain niatkan sebagai ibadah dalam rangka ‘amal ma’ruf nahi munkar’.

Itulah menurut saya beberapa hal yang harus diperhatikan ketika kita akan menyampaikan saran/ kritik/ opini tentang apapun, hal ini saya yakini dapat meminimalisir kesalahpahaman dan mengurangi potensi konflik antara kita yang memberi kritik dengan yang kita kritik.